LANDASAN TEORI MULTIMEDIA PEMBELAJARAN
Baiklah dalam artikel
pertama saya, kita akan membahas tentang teori-teori multimedia pembelajaran. Istilah
multimedia muncul melalui media massa diawal 1990. Istilah ini dipakai untuk
menyatukan menyatukan teknologi digital dan analog dibidang entertainment,
publishing, communications, marketing, advertising, dan juga commerce.
Multimedia merupakan penggabungan dua kata ”multi” dan “media”. Multi
berarti “banyak” sedangkan media atau bentuk jamaknya berarti medium.
- Multimedia dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, grafik, animasi, dan video dalam pelaksanaan pembelajaran.
- · Tan Seng Chee & Angela F. L. Wong (2003: 217) menyatakan bahwa multimedia secara tradisional merujuk kepada penggunaan beberapa media, sedangkan multimedia pada zaman sekarang merujuk kepada penggunaan gabungan beberapa media dalam penyajian pembelajaran melalui komputer.
- · Setelah tahun 1980-an, multimedia didefinisikan sebagai penyampaian informasi secara interaktif dan terintegrasi yang mencakup teks, gambar, suara, video atau animasi (Hackbarth, 1996; Philips, 1997). Hackbarth (1996: 229) menekankan bahwa hypermedia dan hypertext termasuk multimedia interaktif berbasis komputer. Philips (1997: 8) menekankan pada komponen interaktivitas yang menunjuk kepada proses pemberdayaan pengguna untuk mengendalikan lingkungan melalui komputer.
- · multimedia lebih terfokus pada interaktivitas antara media dengan pemakai media. Constantinescu (2007: 2) menyatakan bahwa “Multimedia refers to computer-based systems that use various types of content, such as text, audio, video, graphics, animation, and interactivity”. Maksudnya adalah bahwa multimedia merujuk kepada sistem berbasis komputer yang menggunakan berbagai jenis isi seperti teks, audio, video, grafik, animasi, daninteraktivitas.
- · Dalam pengembangan multimedia pembelajaran perlu diperhatikan tahap-tahap tertentu yang harus dilalui. Hal ini dilakukan agar dapat menghasilkan suatu produk mutimedia pembelajaran yang baik dan layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran. Luther, 1994 (Ariesto Hadi Sutopo, 2003: 32-48) mengungkapkan enam tahap pengembangan multimedia pembelajaran, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Philips (1997: 37) menyajikan suatu model dalam mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif yang disebut waterfall model (model air terjun). Dalam model ini, perbaikan dapat dilakukan pada saat pembuatan desain atau sebelum pembuatan produk dimulai. Hal tersebut dimaksudkan untuk mencapai kesempurnaan desain multimeda pembelajaran yang dikembangkan. Model air terjun ini menggunakan pendekatan interaktif partisipatori. Langkahlangkah model air terjun adalah: (1) melakukan analisis kebutuhan dan definisi, (2) mendesain perangkat lunak dan sistem, (3) melakukan implementasi dan ujicoba, dan (4) melakukan ujicoba sistem.
- · Menurut Arief S. Sadiman, et al. (2006: 100), pengembangan media meliputi enam langkah, yaitu: (1) menganalisis kebutuhan dan karakteristik siswa, (2) merumuskan tujuan instruksional, (3) merumuskan materi secara terperinci, (4) mengembangkan alat pengukur keberhasilan, (5) menulis naskah media, dan (6) mengadakan tes dan revisi. Sementara itu, Satya Adi (2003: 5-6) menyatakan bahwa proses pengembangan multimedia pembelajaran mengikuti lima langkah, yaitu: (1) melakukan proses analisis yaitu menemukan kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk membuat multimedia; (2) membuat desain multimedia yaitu membuat storyboard atau alur cerita; (3) melakukan pengembangan yaitu membuat motion effect, transisi, struktur navigasi, dan data variabel; (4) melaksanakan evaluasi yaitu menguji produk dengan melibatkan audience yang sesungguhnya; dan (5) melakukan pendistribusian yaitu mengemas hasil karya untuk didistribusikan.
x
Baiklah indra , saya akan menjawab pertanyaan anda no 1 : jelas sekali peranan media pembelajaran adalah untuk menunjang proses pembelajaran agar berjalan denga optimal , media pembelajaran juga membuat proses pembelajaran berjalan dengan baik dan tuntu dengan harapan dapat menciptakan suasana kelas dengan baik dan membantu siswa agar dapat memahami suatu materi dengan baik
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan yang ke-2, yaitu Lahirnya media pembelajaran tentu didasari oleh beberapa faktor.
BalasHapusBerikut adalah faktor yang mempengaruhi lahirnya media pembelajaran :
1. Faktor Internal
Dalam media pembelajaran faktor internal berperan sebagai faktor yang mendukungkan lahirnya media pembelajaran. Faktor internal terbagi 2, yaitu :
a. Perkembangan Komunikasi
Perkembangan komunikasi mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal ini dimuai dari berabad - abad silam. Pada saat itu manusia purba hanya mengunakan bahasa isyarat untk berkomunikasi dan juga mengukir pada gua, dll. Namun seiring perjalanan waktu komunikasi mengalami kemajuan yang pesat yang mendorong dunia pendidikan untuk mengikuti perkembangan tersebut yang sangat berdampak baik bagi dunia pendidikan.
b. Perkembangan dunia industri
Perkembangan dunia industri yang didominasi oleh negara maju yang menghasilkan berbagai hasil industri (barang dan jasa) secara melimpah berimbas pada dunia pendidikan yang mau tidak mau harus melakukan pembaharuan sesuai dengan adanya revolusi industri yang dipegang oleh negara maju yang menciptakan barang dan jasa baru yang bertujuan memudahkan segala hal. Dengan adanya revolusi industri ini menjadi alasan dalam dunia pendidikan yang memacu untuk lebih memantapkan diri dalam persaingan.
2. Faktor eksternal
Dalam media pembelajaran faktor eksternal berperan sebagai faktor yang mengharuskan lahirnya media pembelajaran. Faktor eksternal juga terbagi 2, yaitu :
a. Perkembangan pendekatan pembelajaran
Pendekatan pembelajaran yang dipilih guru juga mempengaruhi munculnya media pembelajaran. Dinamika pendekatan pembelajaran menuntut perkembangan media baru atau media yang didesain ulang sehingga sesuai dengan pendekatan pembelajaran yang sedang dikembangkan didunia pendidikan.
b. Perkembangan teknologi pembelajaran
Teknologi pembelajaran ini mempengaruhi perkembangan media pembelajaran. Keduanya berjalan beriringan karena ketika ada perkembangan teknologi menuntut lahirnya media baru dalam pembelajaran.
baiklah saya akan menjawab permasalahan nomor 3
BalasHapus1) Media auditif adalah media yang hanya mengandalkan kemampuan suara, seperti: radio, cassette recorder, piringan hitam.
2) Media visual adalah media yang hanya mengandalkan indera penglihatan.
3) Media audio visual adalah media yang mempunyai unsur suara dan unsure gambar.
a) Audio Visual Diam media yang dapat menampilkan suara dan gambar diam, seperti film bingkai suara (sound slides), film bingkai suara, cetak suara.
b) Audio visual gerak adalah media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar yang bergerak seperti film suara dan video cassette.
Media Visual: media visual adalah media yang bisa dilihat, dibaca dan diraba. Media ini mengandalkan indra penglihatan dan peraba. Berbagai jenis media ini sangat mudah untuk didapatkan. Contoh media yang sangat banyak dan mudah untuk didapatkan maupun dibuat sendiri. Contoh: media foto, gambar, komik, gambar tempel, poster, majalah, buku, miniatur, alat peraga dan sebagainya.
Media Audio: media audio adalah media yang bisa didengar saja, menggunakan indra telinga sebagai salurannya. Contohnya: suara, musik dan lagu, alat musik, siaran radio dan kaset suara atau CD dan sebagainya.
Media Audio Visual: media audio visual adalah media yang bisa didengar dan dilihat secara bersamaan. Media ini menggerakkan indra pendengaran dan penglihatan secara bersamaan. Contohnya: media drama, pementasan, film, televisi dan media yang sekarang menjamur, yaitu VCD. Internet termasuk dalam bentuk media audio visual, tetapi lebih lengkap dan menyatukan semua jenis format media, disebut Multimedia karena berbagai format ada dalam internet.
Tabel 2.2 Jenis Media Pembelajaran
No
Media Tradisional
Jenis
Bentuk
1
Visual diam yang diproyeksikan
a. proyeksi apaque (tak-tembus pandang).
b. proyeksi overhead. 3)slides.
c. Filmstrips
2
Visual yang tak diproyeksikan
a. gambar poster.
b. foto.
c. charts, grafik, diagram.
d. pameran, papan info, papan-bulu.
3
Audio
a. rekaman piringan.
b. pita kaset, reel catridge.
4
Penyajian Multimedia
a. slide plus suara.
b. multi-image.
5
Visual Dinamis
a. filem.
b. televisi.
c. Vidio
6
Cetak
a. buku teks.
b. modul, teks terprogram.
c. workbook.
d. majalah ilmiah, berkala.
e. lembaran lepas (hand-out)
7
Permainan
a. teka-teki.
b. simulasi.
c. permainan papan.
8
Realita
a. model.
b. specimen (contoh).
c. manipulatif (peta, boneka).
Media Teknologi Muktahir
Jenis
Bentuk
1
Media berbasis telekomunikasi
a. telekonfren.
b. kuliah jarak jauh.
2
Media berbasis mikroprosesor
a. computer assisted intruction.
b. permainan komputer.
c. sistem tutor intelejen.
d. interaktif.